Sabtu, 14 Maret 2009

Fenomena Pembajakan Qori Jadi Pembicaraan

Jakarta, Ahlussunnah Waljamaah Indonesia. Fenomena tentang bajak membajak qori-qoriah (pembaca/penghafal kandungan Al-Quran) menjadi pembicaraan pada Munas Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah,

Palangka Raya.

Siaran Pers Departemen Agama (Depag) yang diterima Antara di Jakarta, Selasa, mengatakan, Pengurus LPTQ Jateng KH. Ahmad Darodji dalam munas tersebut meminta kepada forum untuk membuat aturan baku tentang larangan pembajakan.

Darodji mengatakan, tidak akan memberikan toleransi kepada qori-qoriah yang akan mewakili daerah lain. Qori-qoriah dari daerah lain boleh pindah untuk mewakili daerah lain tapi dengan syarat, yang bersangkutan setidaknya sudah bermukim di daerah tersebut

Fenomena Pembajakan Qori Jadi Pembicaraan (Sumber Gambar : Nu Online)
Fenomena Pembajakan Qori Jadi Pembicaraan (Sumber Gambar : Nu Online)


Fenomena Pembajakan Qori Jadi Pembicaraan

setidaknya selama tiga tahun.

Dalam hal tersebut, Jawa Tengah sangat gigih memperjuangkan persoalan itu, karena daerahnya sering kehilangan petilawah andalannya, kata siaran pers itu.

Ahlussunnah Waljamaah Indonesia

"Mereka menyebar ke beberapa daerah, bahkan sering sekali prestasi mereka lebih menonjol kalau dibandingkan dengan daerah asalnya," jelas Ahmad Darodji.

Menjelang pelaksanaan MTQ Nasional XX di Palangka Raya, kejadian perpindahan qori-qoriah yang disebut pembajakan tersebut kembali menimpa Jateng. Jateng baru-baru ini juga telah memprotes hengkangnya qori Abdul Hadi bidang tahfidz ke Jawa Barat.

Protes tersebut ditanggapi oleh LPTQ Pusat kemudian memberikan tindakan kepada qori-qoriah yang bersangkutan dengan tidak diperkenankannya tampil pada MTQN XX kali ini.

Ahlussunnah Waljamaah Indonesia

Protes Jateng tersebut dilakukan kerena Abdul Hadi memang salah satu qori andalan sekaligus nominator yang dipersiapkan untuk MTQN XX mewakili Jateng.

Persoalan pindahnya qori Jateng tersebut sebetulnya sering terjadi. Hanya saja kasus itu tidak banyak dipersoalkan meskipun qori yang bersangkutan cukup berprestasi di daerah pindahannya.(ant/mkf)

Dari (Warta) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/311/fenomena-pembajakan-qori-jadi-pembicaraan

Ahlussunnah Waljamaah Indonesia

Menyajikan informasi secara lugas dan berimbang, disertai data-data yang akurat dan terpercaya.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Ahlussunnah Waljamaah Indonesia sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Ahlussunnah Waljamaah Indonesia. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Ahlussunnah Waljamaah Indonesia dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock